Fakta Unik Tentang Radang Selaput Otak

Penyakit yang merenggut nyawa artis terkenal Indonesia yaitu Olga Syahputra, penyakit ini masuk ke dalam kategori penyakit yang sangat berbahaya. Radang Selaput Otak (Meningitis) adalah radang pada membran yang meliputi otak dan sumsum tulang belakang, atau bisa disebut meninges. Radang dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau mikroorganisme yang lainnya. Radang selaput otak yang disebabkan oleh bakteri akan sangat berbahaya dan dapat menyebabkan hilangnya pendengaran, gangguan belajar, hingga kerusakan pada otak. Oleh sebab itu, radang selaput otak digolongkan dalam penyakit yang dapat menyebabkan kematian.

Sebelum tahun 1990-an, penyebab utama radang selaput otak adalah bakteri yang bernama Haemophilus Influenzae Type B (Hib). Mulai sejak itu anak-anak  diberikan Vaksin Hib agar dapat membantu menurunkan jumlah kasus infeksi Hib pada selaput otak. Setelah adanya Vaksin Hib, sekarang muncul penyebab utama lainnya seperti Streptococcus Pneumoniae, Neisseria Meningitidis, dan Listeria Monocytogenes.

Penyebab Penyakit Radang Selaput Otak

Selain karena infeksi, radang selaput otak dapat disebabkan oleh masalah pada sistem kekebalan tubuh yang dapat menyerang jaringan tubuh sendiri, terutama menyerang otak. Hal ini dapat dipicu oleh beberapa hal, diantaranya:

  • Infeksi yang terjadi beberapa minggu sebelumnya di bagian tubuh yang lain, atau disebut juga dengan ensefalitis paska infeksi.
  • Pertumbuhan tumor jinak maupun ganas pada salah satu bagian tubuh, atau disebut juga dengan ensefalitis autoimun.
  • Vaksinasi. Kasus ini sangatlah jarang dan seringkali melebihi resiko vaksinasi itu sendiri.

Gejala Penyakit Radang Selaput Otak

1. Sakit Kepala
Sakit kepala merupakan gejala utama pada penyakit radang selaput otak. Sakit kepala ini berbeda dengan sakit kepala biasanya, karena akan timbul dengan frekuensi dan intensitas yang lebih hebat. Tidak heran, banyak penderita penyakit radang selaput otak yang sampai jatuh pingsan karena tidak kuat dengan sakit kepala yang menyerangnya.

2. Demam Tinggi
Gejala radang selaput otak juga bisa ditandai dengan demam tinggi. Jika ada seseorang yang mengalami demam tinggi, segera untuk mengelap seluruh permukaan tubuhnya dengan lap hangat untuk merangsang keluarnya suhu panas di dalam tubuh.

3 Muntah-Muntah
Selain sakit kepala, penderita penyakit radang selaput otak juga biasanya akan mengeluhkan perutnya yang terasa mual sehingga akan terlihat mondar-mandir ke kamar mandi karena tidak kuat menahan mual dan ingin memuntahkan isi perutnya.

4. Kejang
Gejala kejang-kejang dipicu oleh infeksi virus yang menyebabkan kerja dan fungsi otak menjadi terganggu sehingga akan berdampak kehilangan kendali fisik dan kemampuan motoriknya selama beberapa saat.

5. Lumpuh
Gejala ini ditandai dengan lumpuhnya wajah dan bagian tubuh lainnya. Diawali dengan sensasi kebas dan kelu, lalu semakin menurunnya kemampuan mengontrol atau menggerakan bagian tubuh yang dimaksud.

6. Halusinasi dan Perubahan Kondisi Mental
Kedua gejala ini biasanya terjadi pada kasus radang selaput otak yang telah didiagnosa, atau karena tidak mendapatkan segera penanganan medis yang tepat.

Bahaya Penyakit Radang Selaput Otak

Radang selaput otak dapat menyebabkan hancurnya sel saraf dan kerusakan otak. Hal itu disebabkan oleh toksik langsung pada sel saraf, gangguan aliran darah akibat infeksi, dan tekanan yang menyebabkan kerusakan struktural. Semua itu dapat memicu munculnya gejala sisa seperti epilepsi, gangguan belajar, dan gangguan perilaku. Gejala tersebut dapat ditemukan pada 10-20% penderita penyakit radang selaput otak yang berhasil selamat.

Menurut data WHO, 5-10% kematian dapat ditemukan meskipun telah ditangani dengan cepat. 50% kematian diakibatkan karena dibiarkan tanpa perawatan memadai. Oleh karena itu, masyarakat pada umumnya agar dapat melakukan usaha-usaha pencegahan dan bersikap tanggap.

Makanan yang Baik Untuk Penderita Penyakit Radang Selaput Otak

1. Omega 3
Menurut Maryland Medical Center, omega 3 merupakan kandungan yang dapat membantu mengurangi peradangan yang disebabkan oleh radang selaput otak dan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Jenis makanan yang mengandung omega 3 yaitu biji-bijian, kacang-kacangan, dan ikan laut.

2. Probiotik
Makanan yang mengandung probiotik seperti yogurt, dapat mengurangi masalah pencernaan yang kerap terjadi pada penderita penyakit radang selaput otak. Selain yogurt, makanan lain seperti susu dan keju juga mengandung probiotik. Sumber probiotik terdapat pada produk kedelai yang mengandung bakteri sehat.

3. Vitamin C
Makanan yang mengandung vitamin C dapat melindungi terhadap komplikasi serius apabila terkena radang selaput otak yang disebabkan oleh bakteri. Vitamin C juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta membantu kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan mengobati penyakit radang selaput otak. Makanan yang mengandung vitamin C yaitu jeruk, stroberi, tomat, brokoli, kiwi, dan paprika merah.

Pantangan Makanan Bagi Penderita Penyakit Radang Selaput Otak

1. Minuman Berkarbonasi
Minuman berkarbonasi mengandung kadar gula yang sangat tinggi serta sifat karsinogen yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker. Minuman berkarbonasi contohnya seperti minuman penambah energi, soda, dan sejenisnya.

2. Makanan Cepat Saji
Kini sudah banyak beredar makanan cepat saji yang bertujuan untuk mendapatkan makanan secara instan. Akan tetapi, Makanan cepat saji dapat mempengaruhi radang selaput otak sehingga sangat tidak baik bagi penderita penyakit radang selapu otak.

3. Makanan Mentah
Penderita penyakit radang selaput otak harus mengkonsumsi makanan yang benar dan hindari mengkonsumsi makanan mentah atau 1/2 matang. Karena di dalamnya terdapat bakteri yang dapat memperparah radang selaput otak.

4. Makanan Berpengawet
Makanan berpengawet seperti makanan kaleng, makanan dalam kemasan, snack, daging olahan, makanan dan minuman yang lainnya. Makanan jenis ini mengandung pengawet kimia sehingga harus dihindari bagi penderita penyakit radang selaput otak.

5. Makanan Pemicu Alergi
Bagi penderita penyakit radang selaput otak yang memiliki alergi makanan-makanan tertentu seperti seafood, telur, daging-dagingan sebaiknya hindari untuk mengkonsumsinya karena dapat memperburuk keadaan.

6. Alkohol
Alkohol dalam bentuk apapun, baik minuman maupun makanan sangat tidak boleh dikonsumsi karena selain dapat mempengaruhi radang selaput otak juga dapat merusak sel saraf.

Post By : Bewara Sehat

Tinggalkan komentar

Konsultasi Via WhatsApp